RSS

Karma (does) Exist..!?

Sepertinyaaa... Sebenarnya ini bukan jalan yang ditunjukkan buat gw. Tapi, jangan-jangan mungkin ini jalan yang benar?

Hem.. Sepertinya ini salah satu karma buat gw.. haha

Bermula dari tahun 2006, gw berdeklarasi untuk masuk perusahaan xxx dengan alasan semata-mata mendapatkan tiket gratis untuk bertemu artis favorit gw. Setelah 4 tahun berlalu, gw 'ngotot' buat masuk perusahaan itu, mendaftar sambil berdoa memaksa, "tolong Tuhan, semoga saya masuk perusahaan xxx". Tapi, ternyata gagal. haha.. Gw akui, betapa egoisnya gw akan permintaan gw itu, apalagi kalau ternyata Tuhan sudah menunjukkan jalan yang lain.

Sempet sedih banget ke arah desperatos karena determinasi tinggi untuk masuk perusahaan tersebut (semakin tinggi harapan, semakin sakit juga jatuhnya) apalagi sampai khusus doa novena, tapi untungnya gw bisa menata diri dan balik ke jalan yang benar lagi (thanks God). Doa gw setelah itu adalah: "Tolong Tuhan, semoga ini perusahaan yang tepat dan semoga saya bisa nonton Arashi di perusahaan manapun" dan akhirnya masuklah gw ke perusahaan lain (dengan harapan bisa nonton Arashi dengan gaji yang gw kumpulkan). Tapi setelah beberapa tahun berlalu, ternyata perusahaan pertama gw ini membuat gw tertekan dengan keberadaan bos gw yg psycho. 

Karena ingin banget keluar dari perusahaan itu, gw nyari2 kerjaan dan berdoa. Isi doanya: "Tolong Tuhan. Berikan saya perusahaan yang lebih baik daripada yang sekarang ini, apapun juga. (tanpa menyebutkan nonton Arashi)" Lalu, dengan resolusi kalau apapun yang terjadi, di posisi apapun, jabatan apapun, unit apapun, gw harus keluar dari perusahaan sekarang. Yah, kembali dengan ke'ngotot'an gw.

Lalu, kebetulan pas cari2 lowongan, si perusahaan xxx itu buka lowongan lagi di 2013 dan berulang lagi ke'ngotot'an gw buat masuk perusahaan itu lagi dengan harapan bisa nonton konser Arashi lagi (melihat kenyataan kondisi keuangan yang tidak memungkinkan gw untuk saving, melainkan dipakai untuk bantu keluarga. jadi gw butuh tiket transport gratis). Pada saat itu, gw berikrar, kalaupun gw gagal lagi, gw sudah ber-determinasi kalau tahun berikutnya gw akan daftar lagi lagi dan lagi hingga batas umur ngga boleh daftar. 

Sejak saat itu, mulai lagi keegoisan dalam doa gw: "Tuhan, mohon agar saya bisa keluar dari perusahaan sekarang, apapun perusahaannya. Jika memang perusahaan xxx ini jodohku, permudahkanlah. Jika tidak, mohon berikan yang terbaik bagiku. Semoga bisa nonton konser Arashi di Jepang." End up gw gagal untuk posisi MT marketing, tapi gw ngga sesedih dulu, karena masih ada back up perusahaan yang menampung. DAN ngga tau ini keajaiban karena Tuhan merasa ini jalannya atau karena Tuhan kesel ngeliat kengototan gw masuk perusahaan ini, akhirnya dipanggil lagi untuk wawancara posisi lain (yang ngga berhubungan sama sekali dengan latar belakang pendidikan) dan akhirnya gw diterima masuk perusahaan ini.

Mungkin bisa dibilang kualat/karma/apapun, karena gw waktu itu minta terserah apapun posisinya, asal bisa masuk perusahaan ini. T.T "MULUTMU, HARIMAUMU." Yah, mungkin inilah yang terjadi dengan kondisi gw saat ini. Haha.. sekarang ini gw kena karmanya. Di perusahaan lama gw jadi anak kesayangan, tapi di perusahaan sekarang gw jadi orang yang paling tidak dianggap. Bidang pekerjaan yang sama sekali baru dan tidak pernah dipelajari saat masa kuliah/sekolah. Bos yang sama2 tidak menyenangkan. Lalu, kondisi perusahaan yang tidak baik dan dipenuhi politik (tidak ada jenjang karir).

Haha.. lalu gw mulai mempertanyakan. Apakah kegagalan pertama kali itu sebenarnya petunjuk Tuhan untuk menjauhkan gw dari perusahaan tersebut? Tapi, karena saking ngototnya gw untuk tetap masuk perusahaan tersebut sampai berikrar untuk ikut tes tahun2 berikutnya, Tuhan akhirnya pasrah dan membiarkan gw mencoba 'pahit'nya di dalam perusahaan tersebut. Ataukah memang sebenarnya gw sudah ditakdirkan masuk perusahaan ini, tapi dengan cara berumit?

Hem.. Maafkan saya, Tuhan. Manusia yang tidak tahu terima kasih dan selalu menuntut banyak hal. Maafkan juga kengototan saya. Yang saya yakini, mungkin saja saat ini Tuhan ingin mengabulkan doa saya 8 tahun terakhir, yaitu untuk nonton konser Arashi. Oleh karena itu, fokus saya akan penuh ke sini.

Lalu, setelah berhasil, saya akan kembali berserah pada-Mu, ya Tuhan. Karir seperti apa yang akan kau tunjukkan ke diriku. Amin. Yang penting keluarga saya bahagia. Amin

Kata Sifat

Sebuah kata ‘sifat’ itu biasanya tidak dapat diukur. Sesuatu kata sifat itu bisa disebut sebagai sesuatu yang relatif (klo menurut dictionary di lappy saya, relative means ‘considered in relation or in proportion to something else’, or ‘existing or possessing a specified characteristic only in comparison to something else; not absolute’).

Kalau dalam pandangan saya, seseorang disebut baik atau tidak baik, sabar atau tidak sabar, cantik atau tidak cantik, dan ‘blablabla’ apapun itu sebenarnya banyak maupun sedikit pasti dipengaruhi oleh pandangan subjektif seseorang. Yup, walaupun hanya sedikit sekali, pasti ada pandangan subjektif seseorang di dalam pernyataannya/pendapatnya tentang sifat seseorang.


Faktor kedekatannya dengan seseorang mempengaruhi pandangan subjektifnya akan sifat orang tersebut. Contoh: saat saya belum kenal seseorang dan menyatakan “ih, mukanya jahat banget, deh itu orang..” Tapi, setelah beberapa lama berkenalan, saya merubah pernyataan saya menjadi, “ternyata orangnya baik.” Nah, sebenarnya, dari sejak awal, tidak ada ukuran yang tepat mengenai baik, tidak baik, jahat, maupun tidak jahatnya seseorang. Semua itu tergantung dari pandangan seseorang terhadap kata sifat tersebut. Tergantng dari value yang pahami dan dipercayainya dari lahir.

Sebagai contoh, saya selalu menganggap bahwa sebuah kecantikan maupun  ketampanan seseorang adalah seseorang yang memiliki wajah unisex. Jadi, saya akan menganggap seorang perempuan cantik, saat dia bisa didandani seperti wanita maupun pria, dan begitu pula sebaliknya pandangan saya terhadap pria tampan. Itulah alasan mengapa selama ini saya selalu mengagumi lelaki cantik. Saya menganggap ketampanan dan kecantikan absolut dalam titik yang sama.

Tentu saja, tidak semua orang berpendapat seperti saya. Ada orang-orang yang mengatakan ketampanan seseorang adalah saat dia terlihat maskulin/terlihat kuat/dsb dan kecantikan seseorang terpancar dari ke-feminin-annya. Makanya, kenapa semua itu disebut relatif dan subjektif. Tidak ada deskripsi khusus maupun yang dapat menjabarkan sebuah sifat, karena sifat itu tidak absolut.

Tidak ada kata panas, jika tidak ada yang disebut dingin. Tidak ada kata dingin, jika tidak ada yang disebut panas. Tidak ada kata cantik, jika tidak ada kata jelek.

Tiba-tiba terbesit sesuatu pemikiran saya, “bagaimana kalau ternyata romeo tidak benar2 ganteng seperti yang digambarkan di film2 dan buku2?” Ah, yang ada malah jadi kecewa.. haha.. ini bener2 lagi pertanyaan random aja.. apakah akan banyak orang yang mimpinya menjadi hangus? Hem2..

Saya pernah mendengar bahwa kesuksesan novel twilight ada pada pendeskripsian tokoh Edward dan Bella yang tidak mendeskripsikan secara mendetail mengenai tinggi badan, dll, tetapi lebih mengenalkan kedua tokoh tersebut menggunakan kata2 sifat. Hal tersebut yang membuat banyak orang berkhayal tokoh tersebut sesuai dengan kriteria seseorang yang mereka sebut ‘tampan’ maupun ‘cantik.’ (so, no wonder cukup banyak orang yang kecewa dengan versi movienya. Sudah jelas, kan? Karena dengan adanya versi movie ini, tokoh ‘tampan’ dan ‘cantik’ yang seharusnya universal, malah menjadi fokus pada aktor/aktris tertentu. Yah, untung bagi mereka yang menganggap figure kedua tokoh itu sebagai criteria tampan maupun cantik yang mereka sukai. Bagaimana dengan orang seperti saya? Haha.. Yang malah lebih menyukai cowo cantik..? hahaha… *hem2.. pertanyaan rada ngga penting sih ini*

Yah, jadi, kalau saya ambil kesimpulan, sebaiknya kita sama2 saling menghargai pandangan orang lain mengenai suatu ‘sifat’ tertentu, karena sebenarnya perbedaan itu adalah sesuatu yang indah. Apa jadinya dunia tanpa keanekaragaman? Hahaha.. Ngga perlu ngotot2 memperdebatkannya (misalkan aja, nih: gw ngotot klo onew itu lelaki terganteng di dunia.. haha.. *untungnya gw ngga pernah adu ngotot tentang ini* Ataupun menjelek2an artis kesukaan siapapun, karena dianggap jelek, karena sebenenrnya kalian juga ngga bisa mendeskripsikan apa yang disebut jelek, kan?) Nah, saran juga, klo mau menyayakan sesuatu pernyataan tentang kata sifat tertentu, sebaiknya seseorang menjabarkan baik itu seperti apa kriterianya sehingga tidak ada kesalahpahaman. hahaha..

Yup, pokoke, Live Peacefully by Respecting Each Otheeeerrrrrrs… :) :) :)

Stand By Me, ARASHINee..!!

Baru ngeh sesuatu kemarin..

Jadi, ceritanya kemarin gw nontonin SHINee 1st concert in Japan *versi yutuban* (haiyah banget, deh kualitasnya.. kadang audionya kecepetan dari videonya, kadang audionya kelambatan dari videonya.. yah, tapi apa boleh buat, karena ngga ada video berkualitas bagus lainnya yang beredar di Internet)

Tiba2, gw mendengar satu lagu SHINee judulnya Stand By Me.. ANEH BANGET..!! Nih lagu familiar abis dikuping gw.. Terus gw cari2lah di itunes dan ternyata gw ngga nemu sama sekali nih lagu (aneh, padahal gw udah download seluruh albumnya SHINee.. Jadi, ngga mungkin ngga ada, donk)..

Nah lho.. Kenapa nih lagu familiar banget!?!? jeng jeng jeng jeng
Teru gw nanya2 ke Arres dan dia juga ngga mudeng (mungkin karena gw cuma nyebut judul, kali yah).. Lalu gw google dan tiba2 juga (pada saat bersamaan) Arres nyebut mungkin itu OST K-Drama Boys Before Flower..

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH...!!!!
Maigooosshhhh...!!!
Ternyata oh ternyata, gw sudah pernah mendengar SHINee sebelumnya, tooohhhh.. BAHKAN dari tahun lalu.. (Lupa, dari antara sekitar akhir 2009 atau awal 2010)  Seinget gw, bahkan gw sempet download 1 album soundtracknya *karena judul tulisan dan nama artisnya pake hangul, gw jadi ngga bisa baca klo itu SHINee*.. jeng jeng jeng jeng.. Kenapa ngga ada di itunes gw? Alasannya adalah karena agustus lalu komputer gw hard disknya rusak dan datanya lenyap semua..

Terus gw mulai kebayang2 alasan dulu gw nonton BBF adalah karena gw penggemar Hana Yori Dango (Of course, Matsujun there.. fufufufu.. Doumyoji Tsukasaa) Yup, sebagai perbandingan juga antara Hana Yori Dango (tempat asal ceritanya dari komik jepang.. jadi gw selalu menganggap versi jepang ini yang terbaik karena gw anggap asli.. haha.. yah, walau emank kenyataannya yang dirilis duluan adalah meteor garden yang versi taiwan), Meteor Garden (versi Taiwan), versi Indonesia (gw lupa judulnya.. yang di puter SCTV.. klo ga salah, 'Siapa Takut Jatuh Cinta' judulnya).. Jadi, sekalian aja gw nonton yang versi Korea..

Kalau di Jepang, soundtracknya HYD season 1 (Wish), HYD season 2 (Love So Sweet), ma HYD movie (One Love) dinyanyiin Arashi (jelas, karena matsujun jadi tokoh utama.. fufu)... Di Korea dinyanyiin SHINee... aaaaaaaa... What a perfect life, a perfect dream.. (sayang aja, ngga ada anak shinee yang jadi pemeran di BBF.. huff.. :( :( ) haha.. tapi kebanting juga sama Lee Min Ho.. :P *secara dia ganteng banget* Yah, berharap aja onew gitu yang jadi tokoh utama.. haha.. lmao..

Yah, jadi sebenernya ini adalah minggu di mana gw menjadikan SHINee sebagai boyband korea terfavorite gw (of course, pendeklarasian menjadi SHAWOL juga tentunya).. Gw mendedikasikan K-Pop untuk SHINee.. Seperti gw mendedikasikan J-Pop untuk Arashi..
Yup, my number one is Arashi... Klo Shinee sekarang peringkatnya masih 1,5, lah.. haha.. Bukan peringkat 1, tapi bukan peringkat 2 juga dihati gw.. :P *emank banyak mau nih gw*

Klo kata Arres, ARASHINee... haha.. rada2 maksa, sih sebenernya.. hahaha... antara terima2 ngga terima gitu.. haha.. tapi, yeaaaaa... nyambung, yah mereka berdua.. fufufufu.. emank jodoh kali ya.. ditakdirkan untuk gw sukai.. hahaha...

Okaaayyy.. sekiaannn... Btw, kalian mesti mendengar lagu stand by me.. baguuusss... Oh, yang gw liat di concert itu, Stand By Me yang japanese version.. Hem2.. Bagus 2-2nya, kok.. hahaha.. love it dan ternyata emank udah dari dulu, gw jatuh cinta sama suara Onew.. hihihihi... :) :)

Saudara

Tiba-tiba, hari ini, secara random, gw menemukan suatu kesalahan dalam lirik lagunya Dufan..
Saat lirik, "Walau berbeda bangsa, namun satu saudara"

Kenapa?
Menurut pelajaran yang gw ketahui saat SMA, kata 'Saudara' itu berasal dari kata 'Satu Udara'..
Yup, secara tidak langsung maupun langsung, lirik tersebut menjadi "Walau berbeda bangsa, namun satu satu udara." Sebaiknya diganti jadi 'bersaudara' atau apa gitu.. *yah, opini, sih*

Jelas, it's so big no no.. Karena, di dalam Bahasa Indonesia itu sendiri, sebaiknya tidak melakukan pengulangan kalimat yang tidak perlu..
Sebagai contoh, 'Banyak rumah-rumah besar di Jakarta'.. Jika ditelaah, sebenarnya tidak perlu menggunakan pengulangan kata.. Yang benar adalah 'Banyak rumah besar di Jakarta' ataupun 'Rumah-rumah besar di Jakarta'.. Okay, gunakan salah satunya.. No pengulangan kata yang tidak perlu..

Cheers..!!

Trio Macan DG13

DG13.. I’ve met them 3,5 years ago.. There are 3 strong girls and 3 strong boys in DG13..

Hem.. Terkenang pertemuan pertama kali saya dengan mereka.. Pertama kali masuk SBM, terpasang kertas2 pengumuman yang berisi discussion group dari 1-24 yang terbagi dalam 4 tutorial class..

Terpampang nama Arimbi Hendriastuty, Arresty Wahyu Andhini, Astrid Kartika, Febrian Yudha Prananta, Gede Lila Duara, dan Nyoman Mahawirama.. My first impression: wooww.. Siapa yah mereka? Dilihat dari keterangannya, 5 diantara kami semuanya kinestetik (tidak bisa diam statis di satu tempat).. Saya berpikir, gila, kayanya bakal pecicilan banget kelompok saya ini.. Saya hanya mengenal mereka lewat nama semata, pada saat serasi.. Arres (kenalan saat serasi), bimbi (first impression gw ke bimbi adalah cewe yang strong abis.. baru awal masuk sbm aja punya banyak temen2 dan kebanyakan cowo2.. hem.. gw yang dari sekolah all-girl merasa takjub dengan cewe ke-tomboy-an yang satu ini.. haha.. jujur, pas terpampang nama dia di daftar kelompok gw, gw agak2 serem.. takut digigit.. :P *ngga, denk.. kidding*), 2 orang bali2 yang tiba2 ditempatkan di satu DG, dan joni..



Waktu pertama kali mendapatkan kerja kelompok pertama (tugas MBM klo ngga salah), emank terasa awkward aja.. haha.. ga tau karena emank baru pertama kali kenal, terlalu serius sama tugasnya, atau gimana gitu.. Akhirnya berlanjut hingga beberapa bulan kemudian dengan status kami yang sebatas ‘teman kelompok’ atau ‘teman untuk mengerjakan tugas’.. Bimbi ada kelompok bermainnya sendiri (halah.. kelompok bermain, lah.. haha.. yah apapun itu.. group bermain, teman bermain2, atau apapun namanya), saya juga seperti kutu loncat dari satu kelompok ke kelompok lain, begitu juga yang lain.. Waktu awal2, saya deketnya malah sama arres, gracia, hasya, denna, dkk.. Hem.. klo sama arres jatuhnya jadi teman makan siang bersama dan pergi2 beberapa kali.. hahaha… Akhirnya dia mengautiskan diri ke pstk, berpacaran, dll.. haha.. mulai agak merenggang.. Yah, intinya korelasi diantara kami bertiga hanyalah sebatas mengerjakan tugas..

Yang lebih unik, kelompok kami JARANG sekali kerja kelompok.. haha.. Tapi ajaibnya, tugas2 selalu kelar.. Antara saya yang setiap minggu pulang ke Jakarta ataupun bimbi yang pulang ke Jakarta, atau joni, atau nyome, atau arres yang pulang ke cilegon atau nyibuk pstk.. mobilitas kelompok kami ke Jakarta besar, deh.. terus dirasa ngga efektif juga klo kumpul kelompok.. haha.. cuma sekedar bagi tugas, kirim2an email, udah kelar.. haha.. ajaib bukan? Memang kami dekat (secara sekelas terus dan ketemu tiap hari), tapi tidak ‘dekat sekali’ antara satu sama lain (selama 2 tahun awal)..

Saya akan memfokuskan cerita kepada petualangan 3 wanita DG13 ini..

FYI, di tahun ke3 ini, karena udah penjurusan masing2, (gw ke marketing, bimbi ke MIT, arres udah ke finance) dan juga walaupun ada mata kuliah wajib gabungan, kelompoknya dibedain.. udah bukan menurut DG.. hem2.. kami semua berpisah.. udah jarang banget DG13 jadi 1 kelompok.. makin jauh, donk seharusnya.. TAPI, ternyata tidaakkk.. benar itu istilah ‘kau baru merasa mencintai sesuatu saat kau kehilangannya’. Kangen masa2 bikin video advertising dengan kecerobohan2 kami hingga membuat lampu seluruh salman mati lampu beberapa menit.. *ups.. ini rahasia kami.. fufufu.. mohon jangan dilaporkan pihak berwenang*, tim suporter cowo2 DG 13, kekonyolan duet bali plus cerita2 konyol joni, dkk.. Gw baru menyadari betapa berartinya mereka semua dalam hidup gw.. hem2.. I miss them.. I miss my college life.. Kalau gw menyadarinya lebih cepat, gw bakal menyayangi mereka semua lebih dari yang dulu gw lakukan.. Semoga ada waktu bagi kami semua untuk berkumpul bersama, at least, satu kali lagi.. :) :)

Nah, singkat kata, saya masuk marketing dan semua mata kuliah saya sama dengan dika (teman super baik bimbi).. karena jadwalnya sama SEMUA, jadi gw mulai deket sama dika dan tiba2 jadi deket sama bimbi.. yeaayy… udah kaya three musketeers, hahaha.. atau trio kwek2.. atau apapun itu yang trio2an, dah.. haha.. gw jadi deket banget sama bimbi.. teman oenjoe2ku.. sampe sekarang, kayanya ngga ada rahasia gw yg ngga kebongkar dihadapan bimbi.. hahaha… luar2, dalem2, daleman (ups) udah ketauan, deh.. haha.. *ya iyalah, secara cccm 10 hari untuk selamanya itu gw sekamer bersama bimbi*

Lalu mulailah ‘tragedi’ (haha.. gw lebay.. ngga tragedy juga, sih.. tapi gw sebut tragedy karena ada jamur pindah ke kosan bimbi.. :P hehe.. peace, res..) arres pindah jadi satu kosan sama bimbi.. jeng jeng jeng jeng.. Si arres ini udah berasa ‘anak yang hilang lalu kembali’.. Dia mulai kembali bermain bersama anak SBM.. padahal dulu sibuk bener ke pstk, dkk.. aktip bener dah anak satu ini.. haha.. Ya sudah, bimbi dan arres jadi 1 paket, karena kosan mereka bareng.. haha.. INILAH awal2 gw merasa ‘dekat sekali’ dengan mereka ber2.. Semakin mesra kami ber3 saat masa2 perjuangan membuat TA.. saya nginep kosan mereka.. bercanda tawa, bersenda gurau (haha.. jijik bahasanya gw), nangis2an, curhat2an.. Berkat mereka juga, saya sembuh dari penyakit aneh (sakit berminggu2, hingga hampir ke 2 dokter).. oenjoe2.. pokoknya mereka yang merawat saya, lah.. *miss them*
Setelah itu, saya merunut2 kejadian2 3 tahun kebelakang.. ternyata gw melihat banyaknya persamaan di antara kami ber-3 (at least banyak kondisi2 yang membuat kita sebenernya selalu bersama.. tapi baru aja gw sadari belakangan ini).. kami ditakdirkan sekelompok odyssey bersama (kalian ingat bertapa nangis2 berdarahnya masa2 ini, donk pastinya.. haha), kami saling melengkapi (kadang gw nangis mereka yg hibur.. kadang arres yang nangis, kadang bimbi yang nangis.. hem2), kami sama2 single (NOW), dan juga bisa dibilang sekarang ini kami sama2 pengangguran.. Banyak sekali pristiwa yang kami alami bersama..

Malsud post gw kali ini sebenernya pengen menyemangati 2 teman baik gw ini.. GIRLS, kita berhasil melewati semua halangan 3 tahun ini dengan baik.. Jatuh bangun kita menghadapi segala halangan rintangan.. So many laugh and so many tears yang kita keluarkan bersama untuk tetap tegar menjalani hidup perkuliahan, keluarga, dan percintaan.. Gw bersama kalian 3 tahun ini dan gw tau pasti baik buruknya sifat dan kelakuan kalian.. Gw tau kalian bisa.. KITA BISA.. BE STRONG like a tiger, girls.. Memang kita lambat menempuh kehidupan setelah lulus kuliah ini.. Tapi gw tau kalian ber2 tegar.. TEGAR BANGET.. WE ARE TIGERS FROM DG13.. We can face it, girls.. Gw percaya, ada saatnya kita yang menikmati kesenangan ini.. Semua ada waktunya untuk kita semua.. I BELIEVED, WE WILL DO SOMETHING GREAT.. :) :)

Love you, my trio macan DG13.. :) :) :)



NB: Ohmaiii.. How I miss DG13 that badly !!, especially with those 2 pretty girls.. fufufu *compliment*

Dilemma

When I thought that this is my right path, then in the next one minute, I have lost my confidence..

When I realized the path that I want to choose is different from others, I'm really scared.. Especially, when there is nobody support my actions.. I'm thinking that it is better to choose the normal way, the safest way to live in this world.. High risk high return. Am I able to choose the right path? The normal one or the different one? I'm scared, when I'm thinking that I'm alone.. Thinking that I can't see nobody again.. 

I just want to be happy.. I want my dream to be fulfilled.. I want people around me to be happy..

I’m really hoping, someone can convince me that I’m walking the right path.. As if there is one person that support me, I will do the path with all of my strength.. God, give me your sign, please.. Thank you..

Arashi for My Life

One word that describes Arashi the most (for me): HERO.



Berkali-kali Arashi menyelamatkan hidup gw saat putus asa dan dalam ke-desperado-an.. Gw ngga peduli orang lain menganggap gw lebay ataupun apa, tapi ini bener-bener terjadi.. Saat gw putus asa waktu SMA, saat gw homesick, saat gw sedih peristiwa oddisey, saat gw merasa diri gw ngga berharga, saat gw ngga pd, saat gw kehilangan harapan, dll.. Mereka selalu ada untuk menemani gw menangis..

Suara nino yang dalam dan menenangkan hati, suara ohno yang mendamaikan, rap sho yang tidak menjudge, suara aiba dan jun yang saling melengkapi, lagu-lagu mereka yang memberikan semangat baru, senyuman mereka, tarian mereka.. Seeing their faces membuat gw merasa ada harapan baru menanti di depan hidup gw.. Mereka berulang kali menguatkan hati gw, menyejukkan hati gw, menjadi teman setia gw.. Mereka menyelamatkan jiwa gw dari keputusasaan.. They are my hero.. Mungkin salah satu alasan gw bertahan hidup sampai saat ini adalah untuk bertemu my HERO ini..



Mereka bukan sekedar artis2 biasa.. Gw tidak menganggap mereka sebagai artis, tidak sebagai pacar, tidak sebagai orang tua, tidak sebagai teman, tidak sebagai sahabat, tidak sebagai pacar, tidak sebagai Tuhan juga.. BUT, they are part of my life.. They saved my life so many times, my hero.. My life feels very empty without them.. Terima kasih, telah mengirim mereka untuk menguatkan hati saya..

Walaupun dari sejak awal, banyak teman2 gw yang menjelek-jelekan Arashi, but I DON’T CARE.. Gw bahkan lebih mengetahui kejelekan mereka dibanding temen2 gw itu dan buktinya sampai detik ini gw masih tetap menganggap Arashi as my number 1.. Mereka bahkan belom pernah ngeliat performance Arashi dan berani2nya menjelekkan.. Love doesn’t need reason, right?  I love them both their good and bad side..

My Number 1

Gw ngga terlalu peduli dengan orang2 yang menjelek2an mereka, karena pada dasarnya gw juga ngga terlalu peduli dengan ledekan orang2 ke diri gw.. Tapi, satu hal yang pasti, menjelekkan arashi sama artinya dengan menjelekkan diri gw sendiri, karena mereka adalah part of my life.. Kalau bener2 keterlaluan, gw juga bisa marah dan jujur gw akan lebih memilih arashi.. My friends didn’t even saved my life, but Arashi did.. *sorry* Semua orang mempunyai alasannya masing2 untuk menyukai sesuatu (contoh: suka cowo cantik, suka fanfic, suka banci, dll).. Jadi, tolong lebih menghargai kesukaan orang lain akan sesuatu dengan tidak menghina.. Tolong hargai keanekaragaman orang2 disekitarmu.. :) :) Thank You..