Showing posts with label opini. Show all posts
Showing posts with label opini. Show all posts

Kuliah Zaman Now vs. Kuliah Zaman Old

Holaaaaaa....

Long time no seeee.. Buahahahaha.. Setelah vakum hampir 4 tahun dari post-an terakhir.. Yup, pastinya bakal ada sedikit  perubahan gaya menulis, gaya berbahasa, dan pastinya 'my random thoughts'.. :D :D Entah menjadi lebih complex atau lebih simple.. Mudah-mudahan sih cuma sedikit penyimpangan aja, yaaa.. Tapi kalau beda jauh pun ya mohon dimaafkan, namanya juga manusia biasa. :P :P Kalau kata dosen aing mah, ada 3 hal yang pasti tidak berubah, salah satunya perubahan itu sendiri. Kehkehkeh.

Dosen? Dosen yang mana lagi nih?
Yup Yup Yup, betchuull.. Dosen S2, nyaaakk.. Sekedar update aja, sekarang ini gw memang lagi lanjut kuliah lagi after more than 7 years not using this brain (for studying) anymore.. T.T T.T Seriously, guys. Kalau ada plan untuk lanjut S2, S3, S-teler whatever itu, mending langsung lanjut aja deh atau paling mentok max. 3 tahun dari sejak lulus gitu, lah. Soalnya butuh super duper extra effort banget (banyak amet yah kata sifatnya) buat ngejalaninnya. APALAGI, kalau ngejalaninnya sambil kerja. *huft*

Fiuh, seperti biasa, yah. Sebenernya awal mulanya apalagi kalau bukan karena keababilan gw mengejar mimpi sejak kecil buat ngambil pendidikan minimal S2 (mirip2 kaya cerita masuk perusahaan sekarang demi Arashi gitu, laahh). Sehabis lulus juga udah sempet ambil ielts preparation (di I*LF yang harganya menurut gw mayan mahal), nyari2 informasi beasiswa ke LN, dkk. Tapi ya memang belom kesampean2 aja sih, karena beberapa kendala pribadi (duitnya belum kekumpul, ribet ngumpulin dokumen2, sama masih butuh gaji, dkk). Naaahh, pas ada pengumuman program beasiswa kantor ini, langsung deh dicoba (mumpung didukung penuh sama si bos kecil juga). Puji Tuhan, lolos bersama 39 orang lainnya.

Seperti yang daku sebutkan di atas, kuliah sambil kerja ituuuu.. Sesuatu banget deh rasanya. Tapi, post-an kali ini bukan kearah curcol betapa beratnya kehidupan kuliah gw, sih (mungkin next time atau in other blog atau mungkin ngga sama sekali. tapi kalau penasaran bingits ya bisa japri aja). Di post-an kali ini, lebih mau nyeritain betapa bedanya kuliah zaman now versus kuliah zaman old. hehehe.. Yuk mari (panjang kali yah introductionnya. hehe.. bodo amet lah yaa)..

Berikut beberapa hal yang paling berubah:

1. Internet
Jadi, kalau pas zaman dulu itu yah. Kalau mau bikin tugas kelompok itu, mesti kudu banget ngumpul di satu tempat buat bagi2 tugas, terus ngedit bareng di 1 laptop/komputer, atau kalau udah agak canggih-an dikit, kita bagi2 tugas, terus bikin masing2, terus nanti kumpulin di satu orang (transfer file via usb atau email) buat di-compile jadi 1 dokumen. --> bahkan nyari internetnya aja mesti di kosan/tempat2 hangout yang nyediain wifi/internet gratisan (macem di kos-an gw/kampus/mcd simpang dago). Fyi, zaman dulu sebelum 2010 belom beredar smartphone, chuuyy.. Paling mentok bb atau hp2 cina yang bisa buat nonton tv (pake antena).. ;D ;D Hp kalau udah bisa screen touch aja tuh udah berasa keren banget, padahal mah belom ada 3g dan paling mentok cuma bisa sms/telpon/apps java seadanya. Ngga semudah itu buat dapetin internet dan tethering.

2. Office Suites ONLINE
Terus, zaman dulu itu belom ada tuh online word processor, online presentation program, atau online spreadsheet macem g**gle/m*crosoft yang bisa dikerjakan secara online dan pada saat bersamaan bisa di-edit sampe belasan, bahkan puluhan orang.. OMG, I really love this technology. T.T Bener2 membuat hidup jauh lebih mudah, karena bisa dikerjakan dari manapun, media apapun (laptop, komputer, tablet, bahkan smartphone) dan bisa kapanpun, selama ada internet pastinya. Ngga perlu 'maksa' setengah hidup ngumpulin orang-orang untuk kerja kelompok pada tempat dan waktu tertentu. Lalu, kalau tugasnya mesti sequence alurnya, ngga mesti tunggu2an yang satu kelar ngerjain (tapi sekarang juga kadang mesti nunggu2 sih, soalnya pada males ngerjain.. :P), terus mesti kirim filenya, lalala lilili. Sekarang tinggal liat aja di dokumen online itu updatenya udah sampai mana. Ngga perlu juga ada banyak duplikasi banyak file dengan nama sama.

3. Messaging Apps
Nah ini juga nih. Buset, zaman old mah pakenya sms/nelpon, chuuyy. Huhu.. Mana ada itu yang namanya whats*pp, l*ne, k*kao, dkk. Terus yang namanya anak kos ya gitu deh, pelit2 gimana gitu kalau mesti buang-buang pulsa. Buahahaha.. Jadi pastinya prefer untuk ngumpul aja, biar irit pulsa. Atau kalau canggih-an dikit, bisa online, terus kirim2an email atau pake yahoo messenger, windows live messenger, atau adium (masih ada semua ngga yah ini?). Sekarang udah enak banget tinggal bikin group di salah satu messaging apps, langsung koordinasi di situ.

4. Soft Copy - Text Book
Kalau zaman old, susah banget nyari soft copy buku pelajaran. Kadang bener2 mesti beli buku ori (nitip di perpustakaan) dan minjem buku dulu di perpus (kalau ngga kehabisan). Sekarang udah gampang banget nyari soft copy buku (relatif mudah). --> huhu.. Miip nyak, dari dulu sampe sekarang, kerjaannya ngebajaaaakkk muluuukk.. buahahahaha.. #anaktukangngebajak


Okay, kira2 itu yang paling signifikan berubah, sih. Walaupun sebenernya ada banyak lagi yang berubah, tapi itu yang bener2 paling high impact. Akhir-akhir ini, bahkan suka bingung sendiri, kok bisa yah gw menjalankan dan melewati kehidupan zaman old itu (tanpa teknologi2 disebutkan di atas pastinya). Hahaha.. But, I surviveeeddd... <3 <3 Kalau zaman now disuruh kuliah/kerja tanpa teknologi2 ini, udah pasti puyeng setengah hidup, sih. :D :D Kuliah sambil kerja sekarang aja udah bikin stress, bisa makin stress, ya kaaaann.

Okay, sekiaaaannnn...

Kata Sifat

Sebuah kata ‘sifat’ itu biasanya tidak dapat diukur. Sesuatu kata sifat itu bisa disebut sebagai sesuatu yang relatif (klo menurut dictionary di lappy saya, relative means ‘considered in relation or in proportion to something else’, or ‘existing or possessing a specified characteristic only in comparison to something else; not absolute’).

Kalau dalam pandangan saya, seseorang disebut baik atau tidak baik, sabar atau tidak sabar, cantik atau tidak cantik, dan ‘blablabla’ apapun itu sebenarnya banyak maupun sedikit pasti dipengaruhi oleh pandangan subjektif seseorang. Yup, walaupun hanya sedikit sekali, pasti ada pandangan subjektif seseorang di dalam pernyataannya/pendapatnya tentang sifat seseorang.


Faktor kedekatannya dengan seseorang mempengaruhi pandangan subjektifnya akan sifat orang tersebut. Contoh: saat saya belum kenal seseorang dan menyatakan “ih, mukanya jahat banget, deh itu orang..” Tapi, setelah beberapa lama berkenalan, saya merubah pernyataan saya menjadi, “ternyata orangnya baik.” Nah, sebenarnya, dari sejak awal, tidak ada ukuran yang tepat mengenai baik, tidak baik, jahat, maupun tidak jahatnya seseorang. Semua itu tergantung dari pandangan seseorang terhadap kata sifat tersebut. Tergantng dari value yang pahami dan dipercayainya dari lahir.

Sebagai contoh, saya selalu menganggap bahwa sebuah kecantikan maupun  ketampanan seseorang adalah seseorang yang memiliki wajah unisex. Jadi, saya akan menganggap seorang perempuan cantik, saat dia bisa didandani seperti wanita maupun pria, dan begitu pula sebaliknya pandangan saya terhadap pria tampan. Itulah alasan mengapa selama ini saya selalu mengagumi lelaki cantik. Saya menganggap ketampanan dan kecantikan absolut dalam titik yang sama.

Tentu saja, tidak semua orang berpendapat seperti saya. Ada orang-orang yang mengatakan ketampanan seseorang adalah saat dia terlihat maskulin/terlihat kuat/dsb dan kecantikan seseorang terpancar dari ke-feminin-annya. Makanya, kenapa semua itu disebut relatif dan subjektif. Tidak ada deskripsi khusus maupun yang dapat menjabarkan sebuah sifat, karena sifat itu tidak absolut.

Tidak ada kata panas, jika tidak ada yang disebut dingin. Tidak ada kata dingin, jika tidak ada yang disebut panas. Tidak ada kata cantik, jika tidak ada kata jelek.

Tiba-tiba terbesit sesuatu pemikiran saya, “bagaimana kalau ternyata romeo tidak benar2 ganteng seperti yang digambarkan di film2 dan buku2?” Ah, yang ada malah jadi kecewa.. haha.. ini bener2 lagi pertanyaan random aja.. apakah akan banyak orang yang mimpinya menjadi hangus? Hem2..

Saya pernah mendengar bahwa kesuksesan novel twilight ada pada pendeskripsian tokoh Edward dan Bella yang tidak mendeskripsikan secara mendetail mengenai tinggi badan, dll, tetapi lebih mengenalkan kedua tokoh tersebut menggunakan kata2 sifat. Hal tersebut yang membuat banyak orang berkhayal tokoh tersebut sesuai dengan kriteria seseorang yang mereka sebut ‘tampan’ maupun ‘cantik.’ (so, no wonder cukup banyak orang yang kecewa dengan versi movienya. Sudah jelas, kan? Karena dengan adanya versi movie ini, tokoh ‘tampan’ dan ‘cantik’ yang seharusnya universal, malah menjadi fokus pada aktor/aktris tertentu. Yah, untung bagi mereka yang menganggap figure kedua tokoh itu sebagai criteria tampan maupun cantik yang mereka sukai. Bagaimana dengan orang seperti saya? Haha.. Yang malah lebih menyukai cowo cantik..? hahaha… *hem2.. pertanyaan rada ngga penting sih ini*

Yah, jadi, kalau saya ambil kesimpulan, sebaiknya kita sama2 saling menghargai pandangan orang lain mengenai suatu ‘sifat’ tertentu, karena sebenarnya perbedaan itu adalah sesuatu yang indah. Apa jadinya dunia tanpa keanekaragaman? Hahaha.. Ngga perlu ngotot2 memperdebatkannya (misalkan aja, nih: gw ngotot klo onew itu lelaki terganteng di dunia.. haha.. *untungnya gw ngga pernah adu ngotot tentang ini* Ataupun menjelek2an artis kesukaan siapapun, karena dianggap jelek, karena sebenenrnya kalian juga ngga bisa mendeskripsikan apa yang disebut jelek, kan?) Nah, saran juga, klo mau menyayakan sesuatu pernyataan tentang kata sifat tertentu, sebaiknya seseorang menjabarkan baik itu seperti apa kriterianya sehingga tidak ada kesalahpahaman. hahaha..

Yup, pokoke, Live Peacefully by Respecting Each Otheeeerrrrrrs… :) :) :)

Saudara

Tiba-tiba, hari ini, secara random, gw menemukan suatu kesalahan dalam lirik lagunya Dufan..
Saat lirik, "Walau berbeda bangsa, namun satu saudara"

Kenapa?
Menurut pelajaran yang gw ketahui saat SMA, kata 'Saudara' itu berasal dari kata 'Satu Udara'..
Yup, secara tidak langsung maupun langsung, lirik tersebut menjadi "Walau berbeda bangsa, namun satu satu udara." Sebaiknya diganti jadi 'bersaudara' atau apa gitu.. *yah, opini, sih*

Jelas, it's so big no no.. Karena, di dalam Bahasa Indonesia itu sendiri, sebaiknya tidak melakukan pengulangan kalimat yang tidak perlu..
Sebagai contoh, 'Banyak rumah-rumah besar di Jakarta'.. Jika ditelaah, sebenarnya tidak perlu menggunakan pengulangan kata.. Yang benar adalah 'Banyak rumah besar di Jakarta' ataupun 'Rumah-rumah besar di Jakarta'.. Okay, gunakan salah satunya.. No pengulangan kata yang tidak perlu..

Cheers..!!

Dampak SCTV Award 2010

SCTV AWARDS.. wohoooo… Gila, sih.. Dampaknya ternyata besar banget buat susunan acara2 di sctv minggu2 terakhir ini.. Kerasa banget.. Sejak Cinta juga Kuya terpilih jadi pemenang pembawa acara favorite, porsi acaranya jadi tiap hari muncul.. Padahal, dulu biasanya paling 2/3 hari sekali.. Acara uya memang kuya sendiri jadi tiba2 ada 2x dalam sehari.. Kalau dulu sebelum sctv awards, hanya 1x dalam sehari.. haha.. jujur, saya sebagai penggemar sulap dan acara2 hipnotis seperti itu, senang sekali.. terhibur sekali dengan semakin banyaknya acara2 seperti itu.. ☺ ☺

Tetapi, dampak negatif yang muncul adalah semakin molornya jadwal2 tayang sinetron yang biasa saya tonton.. Misalkan, FTV yang biasanya saya tonton jam 10, sekarang jadi mulai stengah 11 atau bahkan kadang jam 11 malam.. Saya kurang meneliti, sih.. ini dampak ada acara baru yg diselipkan itu, atau karena iklannya yang semakin banyak (dan membuat jadwal film2 lain jadi ngaret).. Mungkin saja, iklan sinetron cinta fitri dan taxi menjadi semakin banyak dan mulai menggeser waktu tayang acara2 lain.. Film yag seharusnya kelar sebelum jam 12, jadi ngaret menjadi jam 1an.. agak mengecewakan.. apalagi bagi orang2 kantoran yang semangat nonton ftv, jadi males duluan, saking malemnya acara tersebut.. Mereka memilih untuk tidur dan menyimpan energi untuk hari esok.. graoooooooorrrrrrrr……. Hahahaha…

Saya fokuskan pada dunia per-FTV-an.. Sejak kemarin acara ini dinominasikan sebagai salah satu acara terfavorite bersama sinetron cinta fitri dan sinetron taxi, tiba2 mulai terjadi beberapa perubahan yang saya rasakan (mungkin anda rasakan juga perubahannya).. Semakin banyaknya jam tayang film2 FTV.. Masa tiba2 nongol ftv jam setengah 4-an (biasanya, FTV di sctv itu cuma muncul 3x dalam sehari.. haha.. udah kaya minum obat.. jam 10 pagi, setengah 1 siang, dan yang jam 10 malem itu)..!?!?!? mulai tanggal 11 kemarin.. Tiba2 ada 4 FTV dalam 1 hari.. Saya sebagai pengikut setia sctv agak terkaget2 karena tiba2 ada ftv jam segituan.. HARI INI JUGAAA.. Tapi genrenya juga sepertinya disesuaikan, yaitu seputar kehidupan anak sma.. MENARIK.. benar2 menarik.. hahaha… Saya sebagai penggemar film2 drama sih suka2 aja.. hihi.. ☺ ☺

Artis-artis papan atas dunia persinetronan ini mulai pada bermunculan. Contohnya aja, pagi ini tiba2 ada nana mirdad main di ftv.. WHAAATTT…??? Seumur2 saya nontonin FTV, ngga pernah nongol , lhoooo.. AJAIB SEKALIIIII… Siang ini juga ada shesha idriz (namanya bener, ga yah? Hahaha..) dan Nicky Tirta (buset.. udah lama kaga muncul2 di sinetron malahan nih aktor).. Wiiii… Buat para penonton, jelas seneng bangeeeet, lah.. Melihat artis2 papan atas dunia persinetronan ini berakting.. Bukan berarti acting mereka super bagus atau gimana juga, sih dibandingkan artis2 ftv pendahulu.. Artis2 FTV pendahulu ini juga bagus2, kok aktingnyaaa… Malahan, saya banyak terpikat dengan beberapa artis ftv pendahulu itu.. hihi.. Alasannya adalah, lebih karena muka artis2 sinetron ini lebih ‘familiar’, karena sering melihat mereka di sinetron2 jaman dulu maupun sekarang.. haha.. Perbedaannya hanya  terletak pada (khususnya saya pribadi) tidak tahunya nama masing2 artis ftv itu.. Mungkin karena mereka masih hijau, sehingga jarang masuk infotainment2..

Nah, klo dari segi penonton bagus BANGEEEETTT.. Tapi, perlu juga dilihat dari segi artis2 ftv itu sendiri maupun production house yg memasang film ftv ini.. Kasihan juga, dampaknya ke depan untuk para artis2 ftv pendahulu tersebut, karena ‘lahan pekerjaan’nya mulai direbut sama artis2 papan atas itu., Apalagi artis sinetron2 itu seringkali dianggap bisa lebih menjual daripada artis2 hijau ftv.. Kalau untuk kategori ‘penonton lama’ seperti saya, saya sih hapal muka2 artis2 ftv itu, bahkan ngefans dg beberapa artis diantaranya.. Mungkin maksud production house (PH) ini adalah memasang muka2 artis sinetron ini untuk menggaet market baru.. Terutama menggaet orang2 yang belum mencicipi nikmatnya aktivitas ‘menonton ftv’ (istilahnya sebagai teaser gitu, lah).. Lalu, dampak ke depannya, FTV bisa memenangkan sctv award tahun depan (amiinn).. Dibandingkan juara bertahan sctv, yaitu sinetron cinta fitri.. (hem2.. menarik juga untuk ditelusuri lebih lanjut.. haha)

Dampaknya sctv award itu, bagus, sih.. SERIOUSLY, bener2 bagus.. Yang jelas2 diharapkan penonton, sih ya memang kualitas ftv2 yang lebih bagus.. Semakin ketatnya persaingan di FTV (terutama yg di sctv), semoga alur ceritanya juga makin berkembang.. Semoga industri per-FTV-an ini memberi dampak semakin kreatifnya ide2 anak bangsa untuk membuat film2 ‘satuan’ seperti ini dengan ide2 ‘sendiri’ dan lebih kreatif lagi (out of the box).. Semoga juga bisa mempengaruhi dunia per-movie-an alias film2 bioskop.. Jangan cuma bisanya masang 2 kucing garong yang cakar2an ga jelas.. (yg dilakukan artis2 berinisial JP dan DP) ..

Semoga juga, bisa bikin genre baru sbg ‘Indonesian drama’, yang bisa dikenal dunia2 internasional.. ☺ ☺ ☺  AMIN

'Kenapa?' means 'Why?'

Yup.. Sebenernya dulu gw hampir mem-post tulisan ini di tumblr dengan judul “Why means Kenapa”.. Bahkan tulisan yang mencapai 3 hlmn di ms. word itu sebenernya sudah hampir kelar dan tinggal bikin paragraph konklusi, tapi hilang karena laptopnya mati dan ngga ke-save. Udah sempet  nulis di word lagi, tapi selalu aja ada insiden (ngurusin TA, kelulusan, keluar kosan, tiba2 laptop mati total dan data save-annya hilang lagi), jadi tertunda lama.. :P ~maap~ okay.. mulai, yo.. Btw, dulu gw bikinnya pake bhs inggris, itung2 buat mengasah ingatan gw biar ngga lupa ngegunain inggris gara2 kebanyakan nganggur.. Jadi, kali ini gw coba lagi pake bhs inggris.. Semoga isinya ngga terlalu banyak berubah dengan karangan yang dulu.. ☺ ☺ ☺



why? Why? WHY?
After several events and dramas in my life that I faced in these several months, I realized that ‘WHY’ becomes the interrogative adverb word that appear the most in my mind. After did some ‘meditations’ and ‘therapies’ to strengthen myself from all these problems, I have realized something about that word and try to share it with all of you.. ☺


why? Why? WHY?
“Why I was born as Chinese?”, “Why I was born as Catholic?”, “Why I was born in Indonesia?”, “Why I was born as a girl?”, “Why I was born in my current family?” That was ridiculous when thinking that I was born in Indonesia as a Chinese and Catholic.. haha.. “Why I was not born in Europe?” or “Why I was not born in China?” haha.. If I was born in both countries, maybe (just ‘maybe’) it would be very easier to me to find sooo many Catholic Chinese meeennn.. Maybe, I will have so many boyfriends now (haha.. my deepest dream.. :P).. “Why Indonesia?” “Why Catholic?” “Why not Moslem?” Because, I think, it is really hard for Catholic and Chinese (minor group) to be accepted in here.. So many prejudice and bla bla bla..  If I was born in Europe (country that has Catholic/ Christians as the major group), ‘maybe’ that will be much easier for me.. haha..

It is really weird to think about it.. That was really weird to born in this country that MOST of the populations did not even know the difference between ‘Roman Catholic/Katolik Roma’ and ‘Protestant/Kristen Protestant’. The well-known television here (they already have celebrated their 20th anniversary) didn’t even know the difference between ‘Pastor/pendeta’ and ‘Priest/Pastur’.. -_____-“ How pity..!! haha.. But, that is not the case of this post.. Some of my collage best friends did not even know about it and always wrong saying my religion as Protestant (sometimes painful, but I don’t really care about it, as long they did not say anything bad to my religion.. ☺).

Some of my collage friends also tried to offer me all Chinese men that they saw in road.. Oh, come on.. Do not think that all Chinese is same.. You don’t pick all Javanese men in Java Island, right? There is some of them that is high quality and not.. *Sorry, guys.. But, try to understand it.. So, offer me ONLY the best quality CHINESE CATHOLIC MEN..!! ;) Thank you.. If you cannot differentiate them, just keep your mouth shut and I will be very blessed and thankful to you.. ☺ ☺ ☺* haha.. wow.. Another question comes up in my mind.. “Why I entered the government college?” That also weird.. haha.. (BTW, the college is almost over and there is only limited high quality Catholic Chinese men for me.. ~okay, time to search my future husband in working life.. haha~)

That is really weird seeing so many couple that has got so many restrictions in their relationship. For example, caused by not in the same religion, not in the same social status/strata. It is also really happened for all gays and lesbians all over the world. “Why they need to born in the same gender?”, “Why they need to born in the different religion?” “Why they need to be born as a poor/low-income people?”, “Why they need to born just to feel those painful?” That is really weird.. hahahahaha… Such similar question always crossed in my mind and head..

Because, when talking about heart, it will be very hard to fix it.. What you think sometimes different with your action (brain vs. heart).. In so many cases, some of my friends prefer to prioritize their heart compare than their brain.. Okay, this is not the fault of anyone (I don’t blame anyone or anything in this post.. Just to strengthen my analysis ☺ ☺).. As usual, I will say “that’s really weird”.. I hope all of them can choose their own path that is the best for them.. I can only pray for them.. Pray that they were far from mortal sin and hope we can go to Heaven together (I don’t even know is my Heaven the same like them or not.. haha.. “weird again”) Yup, “Why they there is so many ‘wall’ between someone’s relationship?” Those are really sad, when seeing them look like tortured soul. If you want to give them solution based on God’s rule, it will hurt them.. On the other hand, if you give them solution to do whatever their heart’s want, they will be very happy, it is like the snake demon/devil’s did in Adam and Eve’s story (cerita Adam Hawa).. Until now, it becomes controversial.

Hem.. I think, every religion (that I know) is not allowed this homo’s thingy (sorry, if my statement is wrong).. Sorry too, but I will always believed with my religion’s belief (Roman Catholic) that is definitely prohibited this thing (but, I supposed that the Catholic in Indonesia will not do something ‘bad’ to the gays/lesbians.. → not in direct way like the other countries did.. but, I don’t know the fact in the next several years)..  sorry.. sorry.. sorry.. my deepest sorry for ‘you’.. If ‘you’ read this (but, I don’t really sure that ‘you’ have any intentions to read any of your friends’ tumblrs..) Just as precaution, if you read this post: “Sorry.. But, I never agree with all of this ‘thingy’ happened to my best persons.. Sorry for my conventional way of thinking.. I hope you understand it.. ☹ I will let others, but not for my best persons.. Sorry.. I know it is really hard to change, but there is a way.. I just want you to be happy in Heaven, not in Hell.. I do really care and I do really love you, whatever way you choose.. ☺  But, I will be very happy in seeing you happy in Heaven.. ☺ “Semua yang sedang kita alami sekarang di dunia ini hanyalah semu belaka.. Kehidupan yang sebenarnya adalah kehidupan setelah ‘kematian’. Tapi, untuk memulai kehidupan itu, kita harus melewati sebuah pintu dan syarat untuk melewati pintu itu adalah dilihat dan diukur dari kehidupan yang kita jalani sekarang..” Jadi, gw sebenarnya sangat mendoakan semoga lo bisa bahagia di‘kehidupan sebenar’nya itu.. Memang sekarang pahit, itu juga yang gw alami sekarang.. Tapi, saat lo bisa melewatinya, ‘kebahagiaan sebenar’nya akan menanti.. Sering gw berpikir untuk mengambil jalan singkat (truthfully) dengan bunuh diri, dsb. Tapi kalau gw melakukan itu, berarti gw kalah. Memang gw mendapat kebahagiaan sesaat dari bunuh diri itu, tapi gw ngga bakal menikmati kebahagiaan sebenarnya.. Jadi, yang bisa dilakukan sekarang adalah berusaha tetap bertahan hidup dan membuatnya bermakna sebagai nilai plus di kehidupan bahagia mendatang itu.. Love you.. ;)


Back to topic 

why? Why? WHY?
Actually, this post’s main purpose is not to blame God or anyone or anything.. Yup, after much thought, I realized something.. As believers, we are supposed not to ask, what He planned for us. Like the story of Prophet Moses (Musa), when He asked Jewish to give sacrifice to the God.. The Jewish asked Him, what the exact age of the sacrificial lamb, the exact color of the fur, etc.. The result: They found the exact lamb in the next 40 years.. The truth, they should not ask the criteria of the lamb. Because of their keponess (kesotoyan, blablabla) they’ve got their punishment.. Yup.. we need to accept and believe what He want to give/planned to us.. The only thing that we need to do is pray and trust that He will give us to easier way to achieve happiness..

In my deepest opinion, I never believe that God will give me a ‘lifetime partner’ (pasangan seumur hidup alias belahan jiwa) that has different faith/religion with me.. I never thought that He will give me lifetime partner in the same gender with me.. I do really believed this.. As Christian, I am only allowed to marry once in my lifetime.. So, God will not give me this trial.. God created Hawa for Adam only.. He created small creatures, like pistil and stamens (putik dan benang sari) for butterflies, also bacterial and virus, so He will never forget to give us every single stuffs, especially when we are His favorite creatures.. ☺ I do believe that He sent me to born in Indonesia, as Chinese and Catholic, because He want to simplify and minimize my possibility to choose the wrong lifetime partner.. haha.. Yup, if I’m sent to Europe, the possibility to get the ‘right’ one is too much/broad and I will be confused by it.. So, Thank you, God.. ☺ ☺ ☺ Now, I’m still waiting to meet my ‘right’ partner..

The truth, I never agreed someone in different religion relationship or same gender relationship that said their partner as their true ‘lifetime partner’.. NO..!! God will never ever bless this matter (sorry).. I always think that this kind of relationship will not run smoothly and will end (no matter in the fast/slow way).. Sorry, guys.. Sorry.. This is just my deepest opinion.. Sorry, if I’m wrong.. Sorry, if I hurt your feeling.. I’m not intended to make all of my readers become this sad at all.. ☹ ☹

For your consideration, you better think twice (or even more) before you think/say/mention that your ‘different’ (especially, someone in different religion and the same gender) partner is your ‘right’ lifetime partner.. Maybe, there is another ‘right’ lifetime partner that is already provided by the God for you.. Just opened your eyes with God’s sign about this matter.. Good luck..!! ;) ;) ;)

Actually, I’m very proud all of my current religion, my current country, and my family, my college, my friends, my past, and current LIFE.. ☺  I also appreciate all of their decision, my decision, and my problems too (because I can be a stronger person with those problems.. Okay, I need to fix these my internal problems.. Of course with smile too.. hihi.. ☺ ☺).. Just believed that God will give something good for us, as long we still believed Him..

No More, No More Dramaa..

Haha.. Pasti pada keinget sama lagunya Mary J. Blige.. 'No more drama'.. 
No no no.. Tapi, bukan tentang lagu itu yang saya mau bahas.. Saya mau membahas tentang dunia per-drama-an.. Ooo yeee aaaa.. Jadi, mai kita ganti liriknya jadi, "Yes more, yes more dramaaaa" hahaha.. (created by Astrid)

Okay, saya mulai pembahasannya..
Yang mau saya bahas di sini bukan 'Drama' live, kaya drama teater atau kabuki (dr jepang) atau soap opera.. Tapi drama yang disiarkan melalui televisi.. hohoho.. Kalau versi orang2 Amerika Latin, biasa disebut telenovela.. "Jose Fernandoooooo Altamiranoooo....." "Marimaaaaaarrrr...." "Rosalinda Ayamooorr..." "Paulaaaaa...." "Paulinaaaa...." "Douglaaaasss......" "Maria Beleeeeennn...." Yah, semacam itu, lah.. haha.. Sudah ingat, donk kalian2 ini..?? fufufu..
Kalau versi barat, ya disebut drama tv series (desperate housewive, sex and the city, lipstic jungle, etc.)
Klo di Indonesia, biasa dipanggil 'sinetron' (singkatan dari sinema elektronik).. Btw, bukan yg satuan kaya FTV, yah.. hoho.. Itu beda lagi, bukan sinetron istilahnya.. :) :) :) Nah, tapi org2 sering salah kaprah 'sinetron' itu identik sesuatu yg tabu untuk dilihat.. ngga juga.. asal katanya aja sinema elektronik.. ya semua film2 di televisi indonesia.. si film korea itu juga mestinya istilahnya 'sinetron'.. gimance, deh.. makanya, mulai sekarang ubah pandangan negatif kalian akan pengertian 'sinetron' (khususnya bagi kalian yang menjelek2an sinetron)

Btw, banyak, yah jenis2nya.. Tapi, di blog ini saya ngga akan membahas televisi drama dari barat tersebut, karena saya jarang menonton tv series barat2 itu dan telenovela2 itu.. Ilmu saya terlalu dangkal untuk membahasnya.. :) Tapi, yang bisa saya ambil kesimpulan dr western tv series itu (bukan telenovela), mereka sering sekali memakai sistem season2an.. Saya kurang begitu paham, berapa lama 1 season itu bisa berakhir.. Kalau ada yang mau menyumbang informasi, silahkan, tinggalkan saja di kolom comment saya.. :) itu akan sangat membantu saya.. :) :) :) :* :* :*

Wohoooo.. Yang akan saya bahas lebih mendalam adalah drama2 yang diproduksi oleh negara2 asia.. Yang pasti, terutama akan fokus pada negara2 asia yang mempunyai ciri khas tersendiri akan drama2 yang diproduksinya.. Nah, FYI, negara2 dominan yang dianggap mempunyai ciri khas tersendiri dalam dunia per-drama-annya, terpusat pada 6 negara utama seperti Chinese Drama (contohnya, seperti Yoko si pendekar rajawali, Hakim Bau, Pai Su Cen alias si Ular putih, dkk. Yah, film2 mandarin itu, lah yg di mangdu2), Korean Drama (yah, siapa sih yg ngga tau film2 korea? haha.. bukan orang Indonesia gitu lho, klo ngga tau.. haha.. Contohnya, Boys Before Flower, You're Beautiful, Coffee Prince, Goong, etc.), Taiwan Drama (Oh maaannn... F4, noh.. ngga lupa, kaaannn?? METEOR GARDEENN..!! "Ce Pao Ce Chi Huai A Shang Niiii..." haha.. ngarang gw.. ngga bisa nulis mandarin yg bener..), Japanese Drama alias Dorama (BUANYAAAKKK...!!! Kalian mau tanya apaan? sini gw jabanin.. hahahaha... lmao..), Singaporean Drama dan Hong Kong Drama.. Aduh, untuk kategori drama yg dua terakhir ini, saya bener2 ngga tau.. haha.. alias ngga pernah nonton.. JUJUR, saya ngga pernah nontonin.. Klo movie/film bioskop satuan, mungkin pernah, kali yah--> ngga terlalu inget.. :P) Yah, jadi saya hanya akan fokus ke 4 drama itu aja.. Lalu akan saya kaitkan dengan dunia drama di Indonesia.. :) :) :)

Untuk Chinese Drama ini, saya tidak bisa berkomentar terlalu banyak, karena pengetahuan saya hanyalah sebatas masa kecil.. haha.. jaman2nya film 'Return of The Condor Heroes' ma 'kera sakti'.. Jadi, saya kurang mengikuti perkembangannya di tahun 2010 ini.. Yang saya ingat, tema yang biasa diangkat oleh Chinese Drama ini merupakan film2 bertajuk fantasi2.. Seperti siluman2an, dewi2nya, dll.. Maklum, karena dipengaruhi oleh agama dan budaya Buddha mereka (lengkap dengan tata caranya tersendiri).. Tapi, seingat saya (fyi, bokap gw yg sering nontonin dvd film2 mandarin.. Jadi, klo kalian nanya bokap gw, mungkin beliau tau jelas, kali yah.. hahaha) hingga saat ini pun, (sepertinya) temanya mayoritas mengambil cerita legenda, peperangan, kaisar2an, perebutan harta kekuasaan, dsb.. Hem.. Kalau untuk jumlah episode, sepertinya panjang2.. dari mulai puluhan, hingga ratusan episode (mirip dengan sinetron2 indonesia yang kadang terlalu banyak ajubile jumlah episode2nya) So pasti, pake bumbu2 silat, donk.. hahahahaha.. BTW, saya jadi ingat, waktu kecil ada trend untuk memakai baju2 cina dan berdandan seperti bibi lung, lalu difoto.. hahaha.. dulu gw mupeng banget pengen minta difoto, lhooo... Aduh, ilang ke mana, yah fotonya.. fufufu... lucu banget, deh.. pake pedang2 ma kipas2 gitu.. hihihi... hayo ngakuuuuu.... ada yg kaya gw apa ngga? hahahahaha..





Okay, berikutnya drama Taiwan drama.. Wiiiihh.. siapa sih yang ngga inget sancai sama Tau Mingse..?? hahahaha.. YUP..!! Meteor Garden.. Tapi, sebenernya itu cuma segelintir film2 Taiwan yang terkenal (di Indonesia).. Masih banyak lainnya.. hohoho.. Mirip2 film Mandarin (dalam segi panjangnya episode).. haha.. intinya ya kaya indonesia2 gitu.. panjang banget, dah jumlah episodenya.. Tapi, bedanya, biasa mereka memasukkan unsur romantis2an.. Nah, mereka juga biasanya memasukkan unsur 'kekeluargaan' yang kental, lalu permasalahan 'keuangan'.. Menggambarkan kondisi perekonomian mereka.. Hem.. Yang saya agak kecewa dari film2 taiwan ini, banyak film2 laris mereka yang mengambil dari komik2 jepang.. (Meteor Garden mengambil dari komik Hana Yori Dango, Hanazakari no Kimitachie, Poor prince dari komik Yamada Taro Monogatari, etc.. MASIH BANYAK) Nah, yg saya ngga terima, mereka membuatnya dalam versi menye2 (alias dipanjang2in dan terlalu digarap unsur romantisnya).. Hem.. Lalu mereka memproduksinya, SEBELUM drama asli di Jepang itu sendiri ditayangkan.. Sebenarnya ini tidak menjadi masalah, sih.. Tapi saya kesal dengan Meteor Garden 2.. Mereka membuat endingnya kurang kerasa dan menye2 lupa ingatan ngga penting (fyi, bahkan film itu dibuat sebelum komiknya tamat.. dan menurut saya, itu kurang sopan.. Di komiknya sendiri, Doumyoji Tsukasa/Tau Ming Se itu hanya hilang ingatan sebentar saja.. Tapi di meteor Garden 2, itu dibuat terasa lawos--> dari awal sampai akhir) GRRRR...!!! GEMAS..!! itu satu kata yang paling pas untuk menggambarkan perasaan saya.. haha.. Yup.. alurnya jadi berasa lama dan penonton mulai jenuh.. Tapi, film itu terkenal karena 'target market'nya pas.. OKAY, sekali lagi.. 'TARGET MERKET'nya PAS.. ibu2 plus keluarga.. haha.. (saya juga termasuk yg 'kena efek'. Saya suka sekali meteor garden 1.. tapi, ngga banget untuk meteor garden 2 yg ceritanya rada2 lawosh.. haha) Okay. saya berpindah topik saja, sebelum mulai mencak2 lagi di paragraf ini.. haha.. oh iya, monggo.. ini fotonyaa..
Ce pa wo ce chi huai ai shang niiiii.. pu ke ren.. (bahasa yg dikarang2.. haha.. maap2)

Next.. Japanese Drama alias Dorama (istilah ngetrennya)..
Oh yeeeee AAAAA...!! I really LOVE THIS JAPANESE DRAMAAAAAAAA....!!!!! swihiiiiiii....
Beneran, deh... hahaha.. Tau ngga kenapa? Karena mereka selalu menyuguhkan dorama2 yang unik2, pendek2, dan alurnya cepat.. Jadi, saya selalu tidak pernah bosan menontonnya.. hahahaha.. Saya paling ahli untuk mereview per-DORAMA-an ini.. hahahaha..

Yup.. Do you want to know the reasons?
Jadi, klo di Jepang itu, mereka mempunyai sistem tersendiri dalam penayangan doramanya.. Dalam setahun, mereka membagi waktu penayangan dorama menjadi 4 cycle penayangan.. [Winter (January–March), Spring (April–June), Summer (July–September), and Autumn or Fall (October–December)]. Wohooooooo.. Yup,,, ini beneran.. Jadi, kalau kalian cari2 dorama, pasti jumlah episodenya hanya sekitar 9-12 episode.. karena waktu tayangnya yg berdasarkan musim.. Tapi, dalam kasus tertentu (hanya sedikit jumlahnya), mereka membuat season ke2nya juga.. bahkan ke3 hingga ke4.. haha.. ini normalnya untuk film2 history jepang.. Untuk jam tayang, mereka tidak pernah bentrok, karena sudah diatur pihak broadcasting jepang itu sendiri.. wohooo.. nice banget, kan? Jadi, ngga bakal ada drama yg bentrok waktunya (klo pun ada, hanya kasus2 tertentu) dan waktunya seminggu sekali.. (kalau taiwan dan chinese, mereka bisa perharian.. mirip2 sinetron indonesia).. Nah, jadi, dalam satu musim, akan ada puluhan dorama (30-40).. Jam tayangnya, biasa diatas jam 8 malam (teratur sekali, yah di Jepang) hoho.. Jadi, sistem ratingnya ngga rebutan.. Bayangkan.. Itu cuma satu musim.. kalau dikalikan 4 musim dalam setahun, akan ada sekitar 130 jenis dorama.. Yup.. Makanya, mereka sangat dituntut untuk menjadi kreatif untuk menciptakan cerita2 dorama yang beragam (yeeeyyy.... gokil.. gw nontonnya ngga bosen2.. hihihi...) Untuk waktu tayang.. MEREKA SELALU TEPAT WAKTU.. serius.. hem2.. gw sampai kaget waktu dulu pernah liat siaran tv mereka di tv hotel.. klo film jam 8, ya mulainya 8.00 pas.. (ngga kaya indonesia, telat mulu.. bapuk) Untuk iklan, dalam 1 jam itu, hanya akan ada 2x iklan (awal, tengah) benar2 se-struktur itu.. Jadi, ngga ada istilah 'klo filmnya makin laku, iklannya makin lama'.. hzzttt.. tipikal film indonesiam kan itu..? Awal2 iklannya bentar.. lama2, klo makin laku, bisa iklan sampe 8 menit sendiri.. ngga konsisten.. cuma ngejer duit iklan dari sponsor.. Makanya, seneng ngeliatnya.. hoho..

Nodame Cantabile

Hanazakari No Kimitachi E (Ikemen Paradise)


Haha.. Terakhir.. Korean Drama.. Hem.. Klo menurut saya sih, dia cukup menengahi antara Japanese Drama dan Taiwan Drama.. Pertama, aktor2 dan aktris2nya yang termasuk 'ganteng dan cantik' (bisa saya bilang, sesuai dengan selera2 mayoritas masyarakat indonesia, deh.. mukanya ngga terlalu chinese2 banget, tapi ngga terlalu jepang2 banget.. haha).. Kebanyakan, episodenya berkisar antara 10-40 episode.. Okay, I'm not really expert in this topic (Actually, Bimbi or else is the expert one for this topic.. haha.. If I'm wrong, please give me some comments to fix it.. haha.. takut salah nge-review) Hem ceritanya cukup beragam juga, sih.. kalau untuk waktu tayang di korea itu sendiri, saya kurang begitu paham.. Tapi, dari segi variasi, mereka berhasil menarik target market usia remaja untuk menonton film2 korea ini.. Buktinya, mereka bisa laku di indonesia.. Jam tayangnya dirasa pas.. tidak terlalu lama, tapi tidak terlalu menye2 juga.. haha.. Jelas, banyak pemain2nya yang lumayan bisa dilirik satu persatu.. :P :P :P

Yang saya suka, mereka berhasil mengemas film hana yori dango/boys over flower (versi asli jepang) dan meteor garden (adaptasi taiwan) menjadi sebuah film bernama 'Boys Before Flower'.. Awalnya saya menonton film ini hanya untuk membandingkan saja dan berpikir akan cepat bosan menontonnya.. Tapi, mereka terbukti 'lumayan' mengemasnya dan membuat orang2 jatuh hati pada film ini.. apalagi dengan tokoh2 F4-nya.. (yak, res res.. Lee Min Ho, nih res.. reeeess... reeess.. hahahaha) Hahaha.. Yak, mereka berhasil menampilkannya menarik.. haha.. gw nonton sampe abis gr2 tokoh utamanya ganteng2.. (walau dari segi pendalaman karakter tokoh utama perempuan, si geum jan di alias sancai/Makino Tsukushi di versi korea ini benar2 menyebalkan.. seriously.. terkesan menye2, cewe gampangan gitu.. haha.. opini gw doank, sih ini.. tapi bener2 kebanting.. dari image tsukushi/sancai yang tangguh klo ini terkesan gampangn banget.. apalagi pas dideketin Ji Hoo/Hanazawa Rui/hua ce lei.. Seriously, she's like a sl*t.. hahaha.. :P nerima2 aja dideketin gitu.. kan mestinya dia nolak klo di versi jepang dan taiwan.. haiz, dah pokoknya.. sampe gemesss....)
Hahahaha.. Yah, intinya, mimik muka para pemain korea (juga jepang) ini sangat ekspresif sekali.. sehingga menarik perhatian peminat2nya.. bisa monyong2/ ngga takut tampil muka jelek, lah.. haha.. jadi seru (contohnya, aktor Jang Geun Suk).. apalagi aktris2 yang perempuan.. Jadi menarik perhatian penontonnya, saking 'lebay'nya.. Ah, recommended film, nih.. You're beautiful.. LUCU BANGEEEETTT...!!! hahahaha...
Boys Before Flower
You're Beautiful
Goong

ini website yg membahas khusus perbedaan antara HYD, meteor garden, dan BBF.. http://kjtdramasblogged.blogspot.com/2009/04/magic-of-meteor-garden-hana-yori-dango.html hanya untuk perbandingan, jika ada yang tertarik mau membacanya (Klo saya pribadi lebih suka versi jepang.. haha.. singkat, jelas padat.. ceritanya lebih sweet juga.. fufufu.. yg pasti, asli dari terbitan komik Jepang itu sendiri.. So pasti, dapet arahan dari sang pembuat komik.. hihi.. dan yg pasti, ada MATSUMOTO JUUUUUUUUNNNN....!!! You really need to watch HYD2.. SWEEET..!! Endingnya, dia dilamar.. dan itu 'THE BEST PROPOSAL THAT I EVER SEEN IN THIS WORLD')


Okaaaayyyyyy... itu diaaaaaa.... hohohohoho... Sebenernya tergantung masing2 orang, kok.. Klo gw lebih suka dorama yg singkat, bokap gw lebih suka film chinese drama, banyak org2 ind lebih suka korean drama, ibu2 lebih suka taiwan drama, dll.. hahaha.. masing2 ada kelebihan dan kekurangannya, kok.. :) :) :) Tapi, semua jenis itu masih eksis sampai hari ini.. Jadi, yang manapun juga oke-oke aja, kok.. hahaha... Satu saran saya: jangan skeptis menerima film2 lainnya.. Contoh: ngga mau nonton film chinese, karena udah ngefans film2 korea/ jepang/indonesia.. haha.. Coba aja ditontonin 1-1.. lumayan, kok.. hihi.. (akhir2 ini, saya juga lagi mulai belajar menerima film2 korea.. haha) Oh iya, satu lagi.. semoga Indonesia semakin maju dunia per-sinetron-annya dan ngga hanya niru film luar.. hoho.. kurangin juga iklan2 ngga penting.. -____-"


Hahaha... sekian terima kasih.. Kalau mau nonton2 film2 bisa buka mysoju.com.. itu website khusus penyedia film2 korea, jepang, taiwan.. Lumayan bagi kalian2 yang hanya suka streaming2/buffering2.. Kalau suka mendownload, ada di silentregrets.com (download memakai MU) atau di www.d-addicts.com tapi khusus mendownload memakai torrent.. (kalau ada yang berminat mengenai penjelasan 'torrent' secara intermediate/advance (cheat2 u/ private torrent), monggo.. saya cukup mengerti lumayan banyak dibidang per-torrent-an ini dan segala subtitle2an.. :) :) Maaf, tapi kalau bertanya apa itu torrent, silahkan bertanya saja pada om wiki/kang google)

Communication's Shifting Trend

Hem.. Agak terdengar berat, yah dari judulnya..
Hahaha.. Ngga, kok.. Ini cuma hasil observasi saya saja beberapa bulan belakangan ini.. *sambil mengisi waktu luang saya yg banyak.. :P*

Jadi, saya merasa belakangan ini, sudah terjadi (sedikit) pergeseran tren masyarakat2 Indonesia dalam berkomunikasi dengan relasi2 mereka.. Baik yang dekat, maupun yang jauh.. (Termasuk saya, lho)
Nah, ini beberapa pendapat2 saya, setelah mengalami sendiri, turut andil melakukannya juga, dan melihat perilaku2 orang2 terdekat maupun yang terlihat secara sengaja maupun tak sengaja:
  1. 'Ucapan'.. Mau ucapan selamat natal, paskah, lebaran, sincia, tahun baru, nikahan, punya anak, sampai2 selamat ulang tahun, sekarang semuanya dilakukan secara virtual.. Lewat Facebook, YM, MSN, Plurk, Twitter, dkk.. Hem.. Hanya sebagian kecil orang yang tetap keukeuh masih menggunakan SMS dan CUMA segelintir orang yang mengucapkannya dengan tertulis di secarik kertas.. Klo jaman dulu, gw inget banget, yah.. pas SD itu, gw bener2 ngegunting2in karton, demi bikin amplop2an ma surat2an.. Udah itu, gw tulisin 1-1, "Selamat Natal dan Tahun Baru.." Plus gw gambain perangko2an di depan amplop2an itu.. hahahaha... BENERAAANN... :P  Itu tiap tahun, lhoo.. haha.. memang kalian ngga melakukan hal yang sama?? haha.. :P Yup, itu gw bikin berpuluh2.. bahkan pernah saking rajinnya, gw bikin ratusan.. haha.. Hem, klo ucapan selamat, gw termasuk deretan org2 yg ngucapin cuma lewat FB/YM/MSN/Twitter/Plurk dan ngga meng-sms (kecuali untuk org2 terdekat gw) Maaf, tapi klo ngga deket2 bgt, gw cuma bakal ngucapin lewat FB/YM/plurk/twitter atau bahkan ngga sama sekali (maklum, sering kehabisan pulsa.. maaaaaffff)..
  2. 'Pengumuman'.. Wow..  Seperti kata dasarnya.. Ini menyangkut semua jenis yg isinya bersifat memberikan berita secara 'umum', yah.. Yang simple, status YM/FB/dkk.. Dari mengumumkan dia 'In a Relationship' atau sudah menjadi 'Single' lagi.. Mengumumkan kalau seseorang punya anak/keponakan, sudah lulus, berhasil dapet kerja, bla bla bla.. Sampai pengumuman resmi, seperti memberitahu tanggal rapat, tanggal ujian, tanggal ulang tahun Bokap/Nyokap, syarat2 kelulusan, jadwal kuliah, dll dll.. Banyak, deh.. Cape sendiri nulisnya.. haha.. Yah, klo jaman dulu kan org2 jarang pake internet.. jadi paling klo mo ngumumin sesuatu, ya pas ketemuan aja.. di sekolah atau apa gt.. Pake mading, lah.. Papan pengumuman.. Klo pengumumannya penting banget (sahabat abis jadian/kenapa2) ya pasti ditelpon langsung.. haha.. Klo sekarang, boro2 nelpon.. sms-an buat mengumumkan sesuatu aja jarang.. paling mentok disuruh liat status social networking websites.. Berita apa2 juga paling lewat email.. Yak, lanjut point berikut..
  3. 'Undangan'.. Ini menyangkut segala jenis undangan.. Dari yang paling ngga formal, kaya undangan nonton bareng, nyalon, kuliah bareng, pergi bareng, kencan, dkk.. Undangan semi-formal (lebih nyerempet2 ke arah 'pengumuman', sih ini.. ngumumin klo ada sesuatu acara--> kaya rsvp yg di facebook2 itu), sampai2 ke undangan formal.. Seriously, gw bbrp kali mendapatkan undangan pernikahan hanya lewat email FB doank.. Undangan rapat2/reuni2 segala macem.. (menurut gw sih ini termasuk formal.. tp tergantung cara pandang kalian juga takaran formal/tidak formalnya sebuah undangan).. Klo org2 jaman dulu, undangan pernikahan tuh pasti ngga afdol klo ngga tertulis yg bagus2 tebel2 itu, lho.. Males ga sih, klo ngga ada undangan tercetak.. kesannya ngga 'terundang'.. haha.. klo jaman sekarang sih ya lewat email juga hayuk2 aja.. Cap cus, next..!!
  4. 'Curhat'.. Iya, sekarang, klo gw pribadi, curhat aja lewat YM.. haiz.. klo jaman dulu, emank jarang yg pake internet, ya paling pas ketemuan langsung.. Klo ngga, ya mentok lewat telpon.. sampe berjam2.. (anak sd labil gilak, yah gw.. haha) Sekarang mah udah ada skype, pacaran aja bisa tinggal nyekype doank.. haha.. gampang bener..
Nah.. Pertanyaannya, "Sebenernya, baik atau buruk sih pergeseran tren berkomunikasi itu? Dengan munculnya berbagai alat2/fasilitas2 berkomunikasi canggih (internet, hp, dkk)?"

Yak, ada sisi positif dan negatifnya.. Saya tidak mengatakan itu jelek.. nggaa... Jelas, bagus.. untuk mengurangi pemanasan global dengan tidak membuang2 kertas.. singkat juga.. dalam hitungan detik, kita bisa tau segala informasi, menginformasikan, juga merespon dengan sangat cepat segala informasi2 itu.. lebih efisisen juga.. irit pulsa, dkk.. haha..

TAPI (haha.. ini kata yang kalian tunggu2, kan?) Yup.. TAPI, perlu diingat juga kadar penggunaan alat2 komunikasi canggih itu.. apakah berbanding positif, alias apakah masih tetap memberikan dampak positif terhadap hubungan relasi kita dengan orang lain..?? Terkadang, orang2 terlalu terbuai dengan segala kemudahan berkomunikasi itu, sehingga lupa kalau kita ini masyarakat Indonesia, yang masih menggenggam erat prinsip 'kekeluargaan'.. Jadi, terkadang menyamaratakan 'kadar kedekatan' kita dengan semua makhluk di jaringan sosial itu..

Jujur, saya juga beberapa kali terjebak dan lupa hal2 penting seperti ini.. Beberapa hari yang lalu, saya sebenarnya sempat melupakan kebiasaan saya (sudah dari kecil) untuk menelpon sahabat2 saya tepat jam 12 malam, saat hari ulang tahunnya.. Yang saya lakukan, malah memberi selamat lewat social-networking-website, pada jam 12 malam itu.. Kalau dipikir2, apa bedanya status saya (sebagai sahabatnya) dengan status teman2nya yang biasa/bukan sahabat.. hem.. sedih.. T.T
bener2 sedih.. saya kesal pada diri saya sendiri.. (bahkan lupa sms--> oh maaannn...!!! cuma 300 perak kurang) Padahal, saya selalu mempunyai prinsip akan SELALU  meng-sms orang terdekat/terpenting gw dan menelpon (MESTI).. Ngga tau kenapa, yah.. Tapi sampai detik ini pun, gw merasa itu kewajiban.. Menyedihkan, mengingat gw bahkan hampir 'ngga merelakan/memberikan' beberapa ribu (bahkan cuma ratusan) perak gw demi sahabat gw itu.. MAAAFFF...!!! T.T Terkesan seperti, apa bedanya gw dengan yg lain? padahal mereka orang2 paling berarti dan paling berharga dalam hidup gw dan terkesan gw menghargai mereka 0 rupiah.. gratisaaannn..!?!? ga ada harganya, donk..!?!? huhu.. sedih banget sampe hr ini sebenernnya.. semoga gw ngga pernah melupakan ini lagi.. (maaf, saya terlalu konvensional untuk satu hal ini..)

Yup.. Cukup sedih, sih sebenernya.. Kalau jaman dulu, bisa dpt ratusan sms di HP tiap tahun, sekarang, cuma segelintir orang yg kasih selamat lewat sms (paling kurang dr 10).. Apalagi yg rela2 nelpon.. Jangankan mengharapkan kado.. haha.. sms aja dikit.. :P :P :P

Yak.. kalau untuk urusan pengumuman juga ngga terlalu ada masalah, sih.. soalnya saya juga tipe yg memakai internet 24 jam tiap harinya (ditinggal menyala untuk men-download.. :P :P) Jadi, ya klo ada pengumuman lewat email, gw cukup fine2 aja.. Tapi, ya kasian juga klo yg ngga punya internet.. Jangan pernah melupakan teman kita yg ngga menggunakan internet (misalkan, netnya lagi mati/gmn2 gt, lho) ya tolong seseorang nge-sms.. Soalnya, saya klo jd orang yang tidak memakai internet dan ngga diajak2, pasti sedih juga, kali yah.. kesannya ngga dianggep atau gmn.. haha.. Yah, toleransi2 aja, deh untuk hal2 kecil seperti ini.. (inget, toleransi diberikan kaum mayoritas ke minoritas.. BUKAN sebaliknya.. kalau dari kaum minoritas ke mayoritas, itu namanya bukan toleransi, tapi 'takut') Tapi, terkadang, saya cukup kesal dengan beberapa oknum tertentu yg terlalu eksklusif dan memberikan pengumuman PENTING (baca: PENGUMUMAN PENTING.. PENTING, lhooo iniii) lewat sebuah jenis messenger baru (selain ym/msn/skype) yg ngga umum/general, tapi akhir2 ini lagi ngetren banget di kalangan masyarakat2 indonessia.. Ya kale, daahh.. pengumuman penting gt, lhoo.. capcay goreng juga, kaya semua orang pada make messenger itu.. plis abis.. ada email gitu lhoo.. facebook aja masih lebih general.. ym, dah at least.. kurang general apa, tuh.. mestinya sih klo pengumuman penting banget, pake SMS tuh udah paling afdol.. yah, emank rada krik2 (haha.. kok gw jadi sewot sendiri.. haha.. maap2)..

Tapi beneran.. gw online 24 jam dan nyalain hp 24 jam.. Gara2 bbrp kali kejadian itu, gw merasa internet ma hp gw ngga berguna sama sekali, lho.. krik2.. kriuk2.. crunch2.. graos2.. -______- Okay, lanjuuuttt... there is too much grumbling, if I keep struggle at this point.. haha..

Yah, intinya sih ya baik2 aja memilah2 bagaimana cara kita menjaga komunikasi kita dengan orang lain.. Soalnya, sayang juga, kan.. Masa teknologi membuat kita menjadi ke arah yg lebih buruk.. Mestinya kan ke arah yg lebih baik.. Itu fungsi teknologi, kan? untuk mempermudah kehidupan.. Tapi, jangan kaya film Wall-E.. Terlalu dimudahkan olah kecanggihan, bahkan orang2 itu aja ngga tau cara 'berjalan menggunakan 2 kaki'--> hiii jadi keinget.. Pokoknya, baik2 memilah demi kebaikan kita dan orang2 disekitar kita, yah.. *wink.. wink..*

Yang saya bingung akhir-akhir ini adalah tren alat komunikasi yang malah "mendekatkan orang yang jauh dan menjauhkan orang yang dekat".. Jujur, ini bukan sekedar teori belaka, lho.. Karena beberapa kali, saya sering mengalaminya.. bahkan saya sendiri juga melakukannya.. yup yup yup
Beberapa bulan lalu, saat sedang nge-tren2nya sebuah merek hp ternama yang membuat semua kalangan tertarik membelinya, mulailah orang2 berbondong2 'addicted' dengan merek hp tersebut.. Akibatnya, saya yang anak kosan ini, yg selalu menganggap teman2 saya di Bandung adalah keluarga pengganti saya di Bandung dan selalu menghabiskan waktu bersama mereka (makan malam, makan siang, shopping, etc.) menjadi 'kesepian'.. Saya cukup mengerti, bahwa mereka menggunakan alat komunikasi tersebut untuk menghubungi teman2 di masa lalu mereka.. Baik untuk memutar kembali memori masa lalu, maupun ikut turut mengembalikan perasaan masa muda mereka saat kecil.. *Jujur, saya juga senang dengan adanya FB yang membantu saya menemukan teman2 masa SD saya..* Ada juga sebagian yang menggunakannya untuk mendekati 'gebetan' mereka.. *FYI, cici saya juga menggunakan merek tersebut untuk berpacaran jarak jauh hingga ke Jepang* Saya memaklumi itu..

Tapi, permasalahannya di sini adalah setelah saya menunggu untuk waktu lama agar mereka beradaptasi, tapi mereka tetap tidak merubah keadaan.. Saya sering sedih, kalau sedang berjalan bersama, tiba di sebuah rumah makan, lalu satu persatu mengeluarkan HP dan mulai sibuk dengan alat komunikasinya masing2.. Sedih.. Benar2 sedih sejujurnya.. Tiba2 terasa sepi seketika.. Saya bengong mendadak, karena semua orang sibuk dengan dunianya masing2.. Jujur, saya menjadi sangat tidak pede pada saat itu juga.. Saya merasa diri saya membosankan.. jujur, benar2 merasa seperti orang yang sangat membosankan di depan mereka.. (karena menurut pengalaman saya, saya mulai sibuk2 sms/menelpon pada saat saya tidak mempunyai kerjaan/ merasa garing/ tidak punya teman2 yang saya kenal disekeliling saya dan bisa saya ajak ngobrol saat itu juga/ punya teman yang lebih asyik di HP..) Jadi, apakah benar, saya semembosankan itu? atau terlalu banyak ngomong, sehingga teman2 saya itu menjadi bosan? :( maaf sekali, kalau itu benar.. Apakah saya se-tidak-menarik itu? :(
Jujur, selama ini, saya selalu memendam perasaan seperti itu.. (maaf, jadi rada drama queen)

Sebenernya, pasti kalian bingung juga, kenapa saya tidak bergabung dalam komunitas merek hp tersebut, kan? beberapa teman saya selalu mengajak2/mendorong2/hingga memaksa2 saya untuk mengganti merek HP saya.. Saya ada beberapa alasan untuk hal ini.. Kalian tidak tahu, betapa labilnya saya pada saat sd dan smp, kan..?? haha.. Nih, saya buka kartu.. *Kartu remi.. haha.. asal..* Pada saat 4/5 SD, saya sudah diberikan hp.. alasannya bukan karena mau 'sok gaul'/'sok pamer'.. Seriously, bukan.. Pada waktu itu, sepertinya saya orang pertama di SD saya yg mempunyai alat komunikasi canggih itu.. alasannya adalah karena waktu itu saya baru saja mengalami kecelakaan parah (pembekuan darah dalam otak) hingga dirawat 1 bulan lebih di RS.. Karena operasi ini menyangkut otak, saya sering mengalami pusing2 dan diharuskan meminum obat khusus selama bertahun2 kemudian (hinggap smp).. orang tua saya yg over-protektif mulai was-was dan memberikan saya HP pada hari pertama kali saya bisa masuk sekolah lagi.. Tapi saya juga hanya menggunakan hp itu untuk keadaan 'darurat'..

Sejak saat itu, memang saya jadi mempunyai ketertarikan khusus dengan per-gadget-an dan dunia2 IT.. Saya juga termasuk tipe yg fast-learner dalam mata pelajaran komputer di SD.. saya selalu suka, tiap minggu belajar di ruang komputer (dibanding temen2 saya yg selalu mengeluh setiap pelajaran komputer ini) Mulai labil2 juga dengan perinternetan sampe ke warnet (gr2 termakan iklan "kosong-delapan-kosong-sembilan-delapan-sembilan-empat-kaliii.. telkomnet instaaaannn.."), mIrc, ragnarok, etc.. haha.. labil parah, deh.. mIrc, chuuuyyy... kencan buta, kencan buta gitu.. sampe tukeran nomor hp.. haha.. *nipu umur, nama, dll pastinya.. :P* Bener2 gw sampe pdkt 6 org dalam waktu bersamaan sekaligus.. *haha.. labil parah, kaaann*.. dulu kan ada jamannya 'telpon 3 detik'an.. hahaha.. sampe gw bener2 jenuh.. akhirnya, gw meninggalkan dunia mIrc, sms2an/hp2an, dan segala kencan2 buta itu.. Yup, gw bener2 mulai 'menjauhi' per-hp-an, karena gw merasa cukup diperbudak oleh 3detik-an, sms-an, dan internet hp (buat games2).. *berusaha mengendalikan diri* Sampai akhirnya gw bener2 memakai internet unlimited (24 jam).. Gw sempet addicted banget.. Tapi, karena gw dari SD sudah merasakan baik-buruk-nya alat komunikasi-alat komunikasi, seperti HP, internet, laptop, dll.. Gw mulai membagi2 waktu.. saat di rumah/kos adalah saat gw internet-an sepuasnya dan saat sekolah/kuliah adalah saat gw bener2 menghabiskan quality time dengan teman2 gw.. HP hanya untuk komunikasi mendesak/ klo bener2 bosen (buka twitter).. *ngga tau gimana klo gw punya pacar atau gmn, tapi semoga gw ngga bakal se-addicted itu nemplok depan alat komunikasi apapun terus-terusan* Makanya, gw skrg ngga mau ganti hp yg 24jam online internet terus2an, karena gw bakal seperti diperbudak oleh internet dan melupakan orang2 sekitar gw.. biarlah gw tetap dekat dengan orang2 disekeliling gw, baik dekat maupun jauh..

Fenomena yang lebih membuat meringis adalah semua orang (banyak orang, denk.. bukan semua) mulai terus-menerus menyebutkan 'kangen', 'I miss you', 'miss u dear', 'pengen ketemu', blablabla, etc di situs2 jejaring sosial itu (saya juga termasuk).. Tapi, faktanya.. Pas ketemu, satu sama lain mulai sibuk lagi dengan alat komunikasinya masing2 (bahkan setelah sudah berbulan2 atau bahkan bertahun2 ngga ketemu).. Bahkan, bilang 'miss u'-'miss u' ke orang lain lagi di situs jejaring sosial.. So, what's the point, here..? Mulai bikin minder lagi, kan? terkesan bahwa orang2 tersebut hanya kangen dengan personality teman2nya di dunia maya belaka.. bukan yang di dunia nyata.. (refers to redo's blog about virtual and real personality) hem2.. saya juga kmrn sempet nyuekin temen saya demi twitter-an belaka.. cukup menyesal.. :( akhirnya, saya mulai sadar dan menjauhi hp saya itu ke bagian terdalam tas saya..

Sering saya menjadi berpikir/berasumsi.. jangan2 malah lebih baik ngga usah ketemu secara langsung, biar bisa tetep 'catch up' dengan teman2 kita itu (seperti mottonya, 'mendekatkan yang jauh'), dibanding bertemu langsung yang malah terasa semakin menjauh.. That's weird.. haha.. btw, mending yah.. ini cuma hubungan antara teman dan teman.. Takutnya, kalau ini ternyata terjadi dikehidupan antara pasangan-pasangan.. haha.. kan lucu juga.. bilang 'I love you', 'I need you', etc.. lewat sms dan apapun alat komunikasi lainnya, ternyata pas ketemu malah sebaliknya,, ngga semesra itu dan malah sibuk dg alat2 komunikasi masing2.. atau jangan2 malah bilang 'I love you' ke orang lain di situs jejaring sosial lainnya.. HAHAHAHAHA.. :P :P
*maaf, maaf, ini hanya khayalan belaka.. haha.. semoga tidak terjadi.. AMIIIIINNNN*

Hahaha.. maaf, ini hanya sekedar opini.. tak ada yang benar2 betul maupun salah di sini.. hanya mengungkaphan pendapat pribadi.. Intinya, yah, semua hal di dunia ini pasti berubah, kok.. *kecuali cinta Tuhan kepada kita, yah.. :) :)* Nah, bagaimana kita bisa menyaring segala perubahan itu, agar membuat diri kita menjadi seseorang yang lebih baik lagi.. haha.. :) :) :)
Punya pendapat pribadi yg kontra/pro dengan saya, ya sok mangga aja atuh, tulis di comment.. Semoga saya bisa menanggapi pendapat cerdas anda, dengan opini cerdas juga.. :)